Skip to content

Giangluigi Buffon Catat Sejarah Bersama Timnas Italia

slot judi online

ada pertandingan kwalifikasi Piala Dunia 2018 menantang Albania pada Sabtu di Stadion Renzo Barbera, Palermo Slot judi online. Gianluigi Buffon akan menyongsong suatu hal yang khusus. Pertandingan menantang Albania bisa menjadi pertandingan yang ke-1000 sejauh profesinya sebagai pemain sepakbola.

Bersama Juventus, Parma, dan tim nasional Italia, Buffon telah banyak Slot online terpercaya lewat pertandingan, baik itu yang usai bersedih atau berbahagia dalam profesinya.

Dengan Parma, club professional pertama kalinya, kiper kelahiran Carrara ini mencatat 220 match di semua tingkat. Bersama Juventus, dia mencatat 612 pertandingan di semua persaingan Slot judi online.

Dan bersama timna Italia, Gigi telah mencatat 167 laga bersama italia Slot online terpercaya.

Bila ditotal, dari semua pertandingan itu, kiper yang sukses bawa Italia juara dunia pada 2006 ini mencatat 999 pertandingan Slot judi online.

Pertandingan menantang Albania pagi hari bisa menjadi Slot online terpercaya pertandingan ke-1000 yang ditempuh oleh Buffon.

Menyongsong pertandingan ke-1000 sejauh profesinya, UEFA melaunching malam-malam cantik yang sempat dilewati oleh Gianluigi Buffon. Berikut malam-malam cantik itu.

Parma 0 versus 0 AC Milan (Serie A, 19 November 1995)
2 tahun berlalu sesudah mencatat kiprah di Serie A, Buffon mencatat kiprahnya dalam putaran pertama set play-off Piala Dunia 1998 yang menghadapkan di antara Rusia menantang Italia.

Gantikan Gianluca Pagliuca yang cidera di menit ke-31. Buffon yang waktu itu masih berumur 19 tahun mencatat beberapa save menarik, terhitung saat sukses menepis sepakan Dmitri Alenichev. Tetapi dia pun tidak dapat hentikan gol bunuh diri Fabio Cannavaro waktu itu.

Italia 1-1 Prancis, Italia Menang Melalui Beradu Slot judi online Penalti 5-3 (Final World Cup 2006, 9 Juli 2006)

PialaDunia yang cukup terkesan untuk seorang Buffon Slot online terpercaya. Cuma kecolongan 2 gol sejauh ajang Piala-Dunia yang digelar di Jerman ini, dia sukses mengantar Italia jadi juara. Pertandingan menantang Prancis pada set final ialah pertandingan yang kemungkinan dia ingat.

Malam 19 November 1995 adalah malam yang kemungkinan tidak dilalaikan oleh Gigi Buffon. Saat malam itu, di umurnya yang baru mencapai 17 tahun, Buffon mencatat kiprahnya di Serie A bersama Parma Slot judi online.

Apa kesan-kesan yang ditinggal Buffon dalam pertandingan itu? Selainnya sukses membuat dua save cemerlang, gagalkan kesempatan dari George Weah dan ROberto Baggio, Nevio Scala, pelatih Parma waktu itu, memaparkan penglihatannya Slot online terpercaya.

error: Content is protected !!