Keindahan Wisata Alam Air Terjun

Keindahan Wisata Alam

Keindahan Wisata Alam Kabupaten Ciamis diketahui selaku ‘kota istirahat’ di Propinsi Jawa Barat. Banyak orang-orang yang memutuskan hidup di kota kecil ini selesai mereka pensiun serta stop bekerja. Fakta orang memutuskan tinggal dalam tempat ini salah satunya udara yang asri, jalanan yang lenggang serta ongkos hidup yang kabarnya masih bisa dijangkau.

Dibalik itu, kota yang relatif sepi ini menaruh segudang daya tarik alam yang cukup janjikan buat dieksplorasi. sabung ayam terpercaya Satu diantaranya tujuan yang tenar serta mesti buat dikunjungi merupakan Curug Tujuh Cibolang. Suatu tujuan tamasya yang memberi daya tarik 7 air terjun di satu tempat. Pingin tahu secara lengkap? Yok baca dibawah ini!

  1. Curug Tujuh Cibolang berada di kaki Gunung Sawal, Kampung Sandingtaman kecamatan Panjalu. Tempat ini bisa dicapai memanfaatkan kendaraan roda dua dari jalan penting

Pintu masuk Curug Tujuh Cibolang
Curug Tujuh Panjalu atau wajar dikatakan Curug Cibolang berada di Kampung Sandingtaman, Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Curug Tujuh berada tepat di kaki gunung Sawal. Dari kota Ciamis, tujuan tamasya ini miliki jarak lebih kurang 35 km menjurus utara.

Tempat ini termasuk gampang dicapai dikarenakan posisinya yang tidak jauh dari jalan penting. Buat sampai ke pintu masuk bisa memanfaatkan kendaraan roda dua. Sesudah sampai di pintu penting kamu harus berjalan lebih kurang 50 mtr. tuju posisi air terjun pertama. Tetapi tenang saja, perjalanan itu tidak akan menjemukan lantaran kamu akan dihidangkan panorama rimba pinus dengan angin segar serta suara air terjun yang merdu.

Menurut dogma yang diakui orang, Curug Tujuh berawal dari air mata seorang raja yang berduka menyaksikan rakyatnya kelaparan lantaran kemarau panjang

Kabarnya Curug Tujuh berawal dari air mata si raja

Menurut kejadian serta legenda yang diakui orang di tempat, Curug Tujuh terjadi dari mata air seorang raja. Kabarnya pada jaman dulu berlangsung kemarau yang paling panjang di area Panjalu. Tidak ada air membuat tanah jadi kering kerontang. Orang menanggung derita lantaran kekurangan air serta makanan.
Si raja bersusah-hati serta menangis menyaksikan kesulitan rakyatnya. Siapa duga tangisan itu membuat sesuatu kubangan air serta beralih menjadi tujuh air terjun.